Posts

Bangunlah, Bangun

Bangunlah, bangun Bukankah kamu dapat mendengar kami, yang rintik-rintiknya mengaliri pipi Sebagaimana kami masih dapat mendengar tawa riangmu celetukanmu... Suaramu, kami rindu suaramu Bangunlah, bangun Tidakkah kamu dapat merasakan kehadiran kami? Kami selalu ada di sisimu untukmu sebagaimana dulu kamulah yang berlaku seperti itu; kami tidak siap kehilangan senyummu, dengan matamu yang menyipit itu atau pipimu yang memerah jelas saat kamu lelah setelah banyak bergerak Ekspresimu, kami rindu ekspresimu Bangunlah, bangun Kami percaya kamu kuat terima kasih telah bertahan hari-hari ini maafkan kami masih memintamu di saat kami sudah meminta begitu banyak maafkan kami karena setelah semua itu, kami belum memberi banyak Kembalilah, akan kami balas segala kebaikanmu Bangunlah, bangun Kami rindu akanmu Kami sayang padamu. Untuk cha, kita semua percaya kamu bisa

Mendung

Langit mendung dan aku hanya bisa termenung menunggunya terhapus butiran hujan yang cepat atau lambat akan jatuh sementara aku terdiam di sini tersenyum aku harus tersenyum aku hanya bisa tersenyum. Hujan turun dan aku hanya bisa berteduh langit tidak ingin sebagian dirinya yang jatuh membasahiku tapi percayalah aku juga diam-diam melebur; langit menangis, dan begitu pula aku sekalipun aku memang tidak paham banyak. Tapi, aku  harus tetap tersenyum karena aku hanya bisa tersenyum. Awan kembali putih salju, dan mentari ditunjukkan langit untukku seakan semuanya sama, seakan ia ingin aku ingat, aku tidak dilupakannya. dan aku tersenyum; hanya bisa tersenyum. Ad

Bertemu

mungkin kami layaknya awan-awan di langit yang bertemu untuk berpisah menjadi rintik-rintik; perpisahan yang seakan tidak mengenal pertemuan kembali. atau mungkin kami seperti riak air yang mengalir menuju anak sungai yang membiarkan kami mengarungi cerita sendiri-sendiri. namun aku selalu percaya, sebagaimana air hujan pada akhirnya akan menguap untuk bergumul kembali dan air-air sungai itu, yang selalu bermuara pada satu titik, suatu saat nanti, kami akan berpadu; bersatu yang bahkan lebih, jauh lebih lekat dari sebelumnya. ya, aku selalu percaya, takdir menyimpan waktu terbaik bagi kebersamaan kami, sehingga kami akan ditemani kisah-kisah  dan canda tawa di antara kopi dan teh yang kami hirup lekat-lekat. sungguh beruntung untukku, saat menyenangkan itu adalah kali ini . untuk raf untuk far :)

Langkah Awal Meraih Cita: Kilas Balik OSN 2015

Image
"Ini adalah langkah awal meraih cita. Jangan sampai berhenti menjadi yang terbaik untuk bangsa." - Video Kilas Balik OSN 2015 Di penutupan OSN kemarin, sebelum pengumuman medali, ditayangkan sebuah video kilas balik. Aku pernah menulis soal pengumuman di sini sebelumnya. Di tulisan itu, aku bilang, video kilas balik adalah apa yang membuat peserta OSN sedikit tenang. Bagaimana tidak? Video itu, khususnya bagian tengah, diisi dengan video-video tingkah lucu kami. Melihatnya saja sudah membuat kami tertawa, apalagi ditambah ketegangan kami. Dan... bayangkan saja kalau sampai wajah kita yang ada di video itu. Bagaimana dengan aku? Wajahku masuk! Saat aku melihat itu, aku segera terbahak. Wajahku yang sedang tertawa di-close up... aku ingat sekali pengambilan video itu; saat itu, aku, kontingen Jawa Barat, dan Kak Tulus, peserta OSN Biologi dari Kepulauan Riau, sedang menunggu untuk bisa masuk ke Candi Prambanan. Kami sedang asyik mengobrol saat seorang w...

:perpisahan

"Kamu inginnya bagaimana?" Dia selipkan kelima jarinya ke sela-sela jemariku. Lalu, dia eratkan. "Seperti ini," dia jawab. Lirih, seolah malu jika sampai terdengar. Aku menarik napas panjang. Tidak berkata apa-apa. Tapi genggamanku, aku eratkan. "Kenapa tertawa?" "Karena ini sedih," sahutnya segera. "Sedih?" mataku membesar. "Sedih," ulangnya. Dia menatap tangan kami yang saling bertautan. "Orang lain punya tanggal awal." Aku diam. Membiarkan dia melanjutkan. "Kita punyanya tanggal akhir..." Suaranya tercekat. Aku tersenyum saja. "Sedih, kan?" Dia menatap mataku. Meminta persetujuan. "Iya, kan?" Aku masih tetap tersenyum. Sedih? Ini adalah kisah tersedih dari yang paling sedih. ( Satu Keping , Sri Izzati) -------------------------------------- Orang lain punyanya tanggal awal, kita punyanya tanggal akhir... Tanggal perpisahan. Perpisahan yang mungkin tidak mengenal pertemuan kembali , pi...

Pulang

Untuk dua puluh empat. Kuhirup udara kotaku lekat-lekat; satu minggu telah berlalu hingga kupijakkan kembali kakiku di stasiun ini di tanah ini kupejamkan mataku sejenak, mengingat apa yang baru saja kulewati tanpa sesuatupun dapat mengganggu; tidak dengan hiruk pikuk stasiun yang selalu saja sibuk, dan tidak pula dengan suara sanak saudara yang saling melepas rindu. Semuanya berkelebat dengan cepat di pikiranku, seperti teater mimpi yang kami pasang tinggi-tinggi pada hari pertama rasa takut yang kami bagi pada hari-hari berikutnya kebahagiaan yang terpancar jelas dari wajah kami saat berpergian bersama; sungguh, betapa ingin aku kembali ke sana walau sebentar saja. Kubuka mataku untuk memandangi orang-orang di sampingku, yang wajahnya ada pada setiap kenangan yang kulihat tadi ingin sekali aku habiskan waktuku bersama mereka, satu hari satu jam satu menit lagi saja. ( Dan orang itu. Dan orang itu . Seseorang yang menyadarkanku dari lamunanku, untuk pamit pergi terlebih dahulu... terl...

OSN 2015: Berjuta Cerita

Image
Pulang ke kotamu  Ada setangkup haru dalam rindu Masih seperti dulu   Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna   Terhanyut aku akan nostalgi Saat kita sering luangkan waktu   Nikmati bersama   Suasana Jogja   Di persimpangan langkahku terhenti Ramai kaki lima   Menjajakan sajian khas berselera   Orang duduk bersila   Musisi jalanan mulai beraksi  Seiring laraku kehilanganmu   Merintih sendiri   Ditelan deru kotamu...   Walau kini kau telah tiada tak kembali Namun kotamu hadirkan senyummu abadi Ijinkanlah aku untuk selalu pulang lagi Bila hati mulai sepi tanpa terobati Lirik lagu Kla Project - Yogyakarta ini membuatku kembali mengenang masa semingguku di Yogya, baru saja minggu lalu untuk Olimpiade Sains Nasional 2015. Mimpiku sejak dulu, yang ternyata menyimpan mimpi yang lebih besar lagi. Aku sudah lama sih, tau lagu ini. Tapi saat aku berkesem...